
LORENTZ Submersible PSk3-7 C-SJ30-6 merupakan sistem Pompa Air Tenaga Surya (PATS) hybrid buatan Jerman yang dirancang untuk kebutuhan pemompaan air dengan kapasitas besar seperti irigasi pertanian, perkebunan, peternakan, penyediaan air bersih, hingga proyek infrastruktur air di daerah terpencil. Sistem ini menggunakan controller PSk3-7, motor AC submersible 3 fasa berdaya 5,5 kW, serta pump end C-SJ30-6 dengan teknologi centrifugal pump berbahan stainless steel premium. Pompa ini mampu menghasilkan head maksimum hingga 50 meter dengan debit air hingga 42 m³/jam, sehingga sangat ideal untuk aplikasi yang membutuhkan suplai air besar dengan efisiensi energi tinggi dan operasional yang stabil.
Keandalan Maksimal: Dirancang menggunakan standar rekayasa Jerman, LORENTZ PSk3-7 C-SJ30-6 memiliki konstruksi kuat dengan desain modular yang memudahkan pemasangan, pengoperasian, dan pemeliharaan. Motor AC submersible berdaya tinggi dengan perlindungan IP68 serta material stainless steel AISI 304 memberikan ketahanan terhadap korosi, tekanan air, dan penggunaan jangka panjang di berbagai kondisi lingkungan.
Sistem Kontrol Terintegrasi: Controller PSk3-7 dilengkapi teknologi Integrated MPPT, dukungan sistem hybrid Solar/Grid/Generator, monitoring melalui LORENTZ PumpScanner Android™ App, onboard data logging, serta dukungan berbagai sensor seperti water meter, pressure sensor, dan digital switch. Sistem ini memungkinkan pengaturan tekanan konstan, aliran konstan, serta pemantauan performa pompa secara lebih mudah dan akurat.
Efisiensi Tinggi: Teknologi Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan efisiensi hingga 98% memastikan energi dari panel surya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sistem hybrid memungkinkan pompa menggunakan tenaga matahari sebagai sumber utama dan dapat dikombinasikan dengan listrik PLN atau generator sehingga suplai air tetap berjalan stabil dalam berbagai kondisi.
Kualitas Premium: Pump end C-SJ30-6 menggunakan material Stainless Steel AISI 304 yang tahan terhadap korosi dan abrasi. Desain centrifugal pump dengan efisiensi hingga 65% memberikan performa pemompaan yang stabil, sedangkan motor AC submersible berkonstruksi premium memastikan sistem mampu bekerja optimal dalam kondisi terendam.
Teknologi MPPT & Hybrid SmartSolution: Controller PSk3-7 menggunakan teknologi Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang secara otomatis mengatur titik kerja panel surya agar menghasilkan daya maksimal. Sistem hybrid memungkinkan kombinasi energi surya dengan sumber listrik tambahan sehingga pompa tetap dapat beroperasi secara fleksibel dan efisien.
Motor AC DRIVE SUB 6″ 5.5 kW: Menggunakan motor AC submersible 3 fasa berdaya 5,5 kW dengan efisiensi tinggi hingga 85%. Motor bekerja pada frekuensi 25–51 Hz, kecepatan 1.400–2.905 rpm, memiliki isolasi kelas F, perlindungan IP68, serta desain water-filled motor yang membantu menjaga pendinginan dan memperpanjang umur operasional motor.
Material Kokoh: Pump End C-SJ30-6 menggunakan desain centrifugal pump dengan material Stainless Steel AISI 304 dan dilengkapi non-return valve untuk mencegah aliran balik air. Material premium ini memberikan ketahanan tinggi terhadap tekanan kerja, korosi, serta penggunaan kontinu pada berbagai aplikasi pemompaan air.
Controller PSk3-7
Pump Unit PUk3-7 C-SJ30-6
LORENTZ Submersible PSk3-7 C-SJ30-6 merupakan pilihan unggulan untuk kebutuhan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) dengan kapasitas besar, teknologi hybrid modern, dan efisiensi energi maksimal. Dengan kemampuan menghasilkan debit hingga 42 m³/jam dan head maksimum 50 meter, sistem ini sangat cocok digunakan untuk irigasi pertanian, perkebunan, peternakan, maupun proyek penyediaan air bersih skala besar. Teknologi MPPT, sistem hybrid, dan material premium menjadikan pompa ini mampu bekerja secara stabil, hemat energi, dan tahan lama dalam berbagai kondisi operasional.
Kontak WA : CS Online
Instagram: Rejaton Pompa Surya
Project: Rejaton Projects
Facebook: Rejaton Pompa Surya
Youtube: @rejatonpompasurya
Tiktok : @rejatonpompasurya
Writer: Radhif (Editor: Radhif)


© copyright Reja Aton Energi 2025