Tipe-tipe Pompa Air Tenaga Surya yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Pasang!
Tipe-tipe Pompa Air Tenaga Surya yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Pasang!
Penggunaan pompa air tenaga surya kini semakin populer sebagai solusi irigasi mandiri dan hemat energi, terutama di wilayah pertanian, perkebunan, hingga peternakan. Namun, tidak semua pompa cocok digunakan dengan sistem tenaga surya. Untuk hasil maksimal, Anda perlu mengetahui jenis-jenis pompa air yang kompatibel dengan panel surya
Yuk, simak tipe-tipe pompa air yang bisa digunakan dengan sistem PATS (Pompa Air Tenaga Surya)
1. Pompa Permukaan (Surface Pump)
Pompa jenis ini digunakan untuk menghisap air dari sumber yang tidak terlalu dalam, seperti sungai, embung, atau tandon.
Cocok untuk:
- Irigasi sawah datar
- Penyiraman kebun atau greenhouse
- Sumber air dangkal (≤ 7 meter)
Kelebihan:
- Instalasi mudah
- Efisien untuk jarak dekat
- Cocok untuk tenaga surya karena konsumsi listrik relatif rendah
2. Pompa Submersible (Pompa Celup)
Pompa ini dirancang untuk dipasang di dalam air, biasanya untuk sumur bor atau sumber air dalam.
Cocok untuk:
- Sumur dalam (8–100 meter atau lebih)
- Pertanian skala besar
- Daerah minim akses listrik PLN
Kelebihan:
- Tidak bising karena terendam
- Hemat ruang
- Sangat cocok dikombinasikan dengan sistem panel surya + controller
3.Pompa Sentrifugal (Centrifugal Pump)
Pompa ini bekerja dengan prinsip putaran impeller untuk mendorong air. Dapat digunakan sebagai pompa permukaan dengan tekanan yang stabil.
Cocok untuk:
- Irigasi tetes atau sprinkler
- Sistem yang butuh tekanan tinggi
- Pendistribusian air ke beberapa titik
Kelebihan:
- Kapasitas besar
- Stabil saat digunakan terus menerus
- Kompatibel dengan inverter tenaga surya
Mana yang Terbaik untuk Lahan Anda?
Yuk Konsultasi dengan teknisi Rejaton agar pemilihan pompa maksimal dan sistem pompa bekerja maksimal dan tahan lama.
By: Atha (Edit: Zam)
