Mengapa Pompa Tenaga Surya Lebih Baik dari Solusi Konvensional untuk Proyek Kemanusiaan?
Mengapa Pompa Tenaga Surya Lebih Baik dari Solusi Konvensional untuk Proyek Kemanusiaan?

Pompa Air Tenaga Surya atau PATS selalu jadi pilihan yang lebih baik untuk proyek kemanusiaan. Mengapa demikian? Mari kita analisis bersama!
1. Proyek Kemanusiaan Butuh Solusi Sustainable
Proyek kemanusiaan sering berurusan dengan dua hal: akses dan keberlanjutan. Pompa berbahan bakar diesel memang cepat dipasang, tapi:
- Butuh pasokan bahan bakar rutin yang sering macet di daerah sulit dijangkau
- Biayanya fluktuatif karena tergantung pada harga minyak dunia
- Emisinya tinggi
Di sisi lain, pompa tenaga surya untuk proyek sosial menggunakan energi matahari yang selalu ada, bahkan di wilayah terpencil. Begitu sistem terpasang dan dikonfigurasi dengan baik, PATS bisa bekerja bertahun-tahun tanpa perlu rantai pasokan bahan bakar. Dalam konteks kemanusiaan, kemandirian seperti ini adalah emas.
2. Biaya Rendah
Secara ekonomi, PATS mungkin tampak mahal di awal karena ada investasi panel, kontroler, pompa. Tapi, data dari World Bank menunjukkan bahwa biaya operasional pompa surya bisa 60–80 % lebih murah dibanding diesel pump dalam siklus hidup 10–15 tahun.
Ini bisa dicapai karena PATS tidak perlu membeli bahan bakar setiap minggu, mengeluarkan biaya transportasi, atau maintenance berat akibat jelaga dan korosi dari mesin pembakaran.
Dalam jangka panjang, total cost of ownership jauh lebih ideal untuk lembaga bantuan yang ingin meninggalkan proyek mandiri setelah fase tanggap darurat selesai.
3. Bebas Beban Lingkungan
Menambah emisi karbon dan polusi lokal dengan pompa diesel hanya memperburuk kondisi. Kelebihan pompa surya adalah bisa menghasilkan nol emisi saat operasional. Tidak ada asap, kebisingan, atau risiko tumpahan bahan bakar.
Studi di African Journal of Environmental Chemistry (2024) mencatat bahwa setiap liter solar yang dibakar menghasilkan ±2,3 kg CO₂. Dalam satu tahun, satu unit pompa surya bisa menghindari lebih dari 2 ton CO₂ jika dibandingkan sistem konvensional dengan jam operasi normal.
4. PATS Bisa Beroperasi di Daerah Off-grid dan Rawan Konflik
Listrik sering jadi korban pertama dalam bencana atau konflik. Generator diesel pun rawan penjarahan atau kerusakan rantai pasokan. Sebaliknya, PATS bisa dipasang modular, tidak memerlukan bahan bakar yang bisa disalahgunakan, dan bisa berfungsi secara off-grid.
Itu sebabnya UNICEF telah menggunakan pompa surya di kamp pengungsi di Sudan Selatan, Somalia, dan Bangladesh, karena sistemnya low-maintenance dan community-friendly.
5. Memberdayakan Masyarakat Lokal
Diesel pump biasanya dikuasai oleh operator terlatih atau pihak luar. Sementara sistem pompa surya, dengan pelatihan dasar, bisa dikelola langsung oleh komunitas lokal.
Program Solar Water Initiative UNDP di Timor Leste misalnya, melatih warga lokal untuk memelihara panel dan pompa, sehingga 120 rumah tangga memperoleh akses air bersih tanpa perlu teknisi luar negeri.
Pompa air untuk NGO selalu lebih unggul karena punya banyak nilai tambah bagi proyek kemanusiaan. Solusi PATS dapat memotong biaya operasional, menghapus ketergantungan bahan bakar, menekan emisi, dan membangun kemandirian komunitas.
Solusi konvensional bisa menolong masyarakat hari ini, tapi pompa tenaga surya memastikan bantuan itu masih bekerja besok. Jadi, pilihlah PATS dari Rejaton untuk berbagai program kemanusian di masa depan.
Minato: CS Online Instagram: RejatonPompaSurya Project: Rejaton Projects Facebook: Rejaton Pompa Surya Youtube: @RejatonPompaSurya Tiktok : @RejatonPompaSurya
Writer : Tikawidya (Editor : Kahfi)
