Bagaimana Cara Kerja Pompa Hybrid, Berpanel Surya, dan Inverter? Cari Tahu Jawabannya Disini!

Bagaimana Cara Kerja Pompa Hybrid, Berpanel Surya, dan Inverter? Cari Tahu Jawabannya Disini!

 

Sumber: Unsplash

 

Memilih pompa air sesuai kebutuhan tentunya sangat penting, oleh karena itu Anda juga harus mengetahui mekanismenya termasuk cara kerja pompa hybrid, pompa air tenaga surya, atau pun listrik. Hal ini pemilihan pompa yang tepat menentukan bagaimana kualitas air yang akan dihasilkan. Apalagi, banyak jenis pompa air di pasaran yang bisa Anda pilih menyesuaikan kapasitas dan daya sedotnya. Simak artikel berikut untuk mengetahui perbedaannya masing-masing!

Bagaimana Cara Kerja Pompa Hybrid, Tenaga Surya, dan Listrik?

  • Cara Kerja Pompa Air Hybrid

Pompa jenis ini merupakan kombinasi pemanfaatan pompa listrik dan tenaga surya. Oleh karena itu pompa hybrid ini memanfaatkan fleksibilitas arus AC dan DC dari listrik atau genset serta sinar matahari agar dapat memasok air kapan saja sesuai dengan kebutuhan. Cara kerja pompa air hybrid ini yaitu saat sinar matahari cukup maka akan beroperasi menggunakan tenaga Surya. Sedangkan jika kebutuhan sinar matahari tidak tercukupi, sistem pompa akan otomatis beralih ke listrik dari jaringan.

  • Cara Kerja Pompa Tenaga Surya

Tentunya sudah bisa ditebak bahwa pompa air ini secara penuh memanfaatkan prinsip tenaga surya yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Anda hanya perlu menentukan posisi peletakan pompa ini dengan tepat agar sinar matahari bisa tertangkap langsung oleh panel surya dengan arus searah untuk menggerakkan motornya. Kelebihan pompa air tenaga surya ini pastinya lebih hemat listrik, perawatannya yang tidak ribet, tetap bisa digunakan saat mendung atau hujan, serta dipasang untuk berbagai sumber air.

  • Cara Kerja Pompa Listrik

Seperti namanya, pompa listrik atau biasa dikenal dengan pompa inverter ini mengandalkan energi listrik untuk dapat menggerakkan motornya. Bagian inverter pada pompa ini akan tersambung dengan arus AC dengan tujuan untuk mengontrol kecepatan mesinnya. Kemudian, dengan bantuan komponen sensor, motor akan bergerak otomatis dan terdeteksikah  kebutuhan air Anda. Kedua komponen ini bekerja sama agar tekanan air dan alirannya stabil. Hal ini juga bertujuan agar tidak terjadi lonjakan kebutuhan listrik dan membuat konsumsi daya lebih efisien.

Kesimpulan

Jadi, itulah perbedaan cara kerja pompa hybrid, bertenaga surya maupun listrik yang masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri. Pertimbangkanlah kebutuhan, lokasi, dan anggaran Anda untuk memilih pompa air yang paling tepat!

 

Bingung menentukan pompa air yang tepat untuk rumah Anda? Dapatkan konsultasi gratis dengan menghubungi layanan pelanggan kami, atau jelajahi pilihan lengkapnya di rejaton.com

Similar Posts

© copyright Reja Aton Energi 2025