Krisis Air Bersih di Indonesia, 5 Penyebab dan Solusinya
Krisis Air Bersih di Indonesia, ini 5 Penyebab dan Solusinya
Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kini, krisis air bersih kini telah menjadi permasalahan di seluruh dunia. Di dunia, hanya 2,5 persen air bersih saja yang layak untuk dikonsumsi oleh manusia. Banyak sekali penyebab krisis air bersih yang terjadi seperti meningkatnya populasi manusia, pembangunan gedung dan rumah yang semakin masif, pencemaran lingkungan, penggundulan hutan dapat membuat akses akan air bersih kini kian sulit untuk didapatkan. Di Indonesia masih banyak daerah yang mengalami krisis air bersih. Hal ini tidak hanya terjadi di daerah terpencil saja, namun juga melanda perkotaan besar seperti Jakarta, Balikpapan dan perkotaan lainnya.
Salah satu penyebab yang terjadi adalah kerusakan lingkungan, hutan yang sebelumnya berfungsi sebagai penyerap air dan berfungsi untuk memfiltrasi air dari zat-zat yang berbahaya, kini tidak lagi dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sebelumnya, Forum Air Dunia, bahkan BRIN pada tahun 2019 telah memprediksi bahwa Indonesia akan mengalami krisis air bersih pada tahun 2040. Jika permasalahan ini tidak segera diatasi maka tidak menutup kemungkinan prediksi tersebut dapat terjadi.

Penyebab SDM
- Konsumsi Air yang Berlebihan
Sering kali kita tidak sadar bahwa telah melakukan pemborosan air seperti mandi terlalu lama, mencuci kendaraan namun belum terlalu kotor, membiarkan kran terus mengalir, dan menggunakan air bersih yang sebetulnya air tersebut masih bisa digunakan lagi. Jika pola konsumsi air terus seperti ini dan tidak ada tanggung jawab dalam mengelola air bersih yang baik. Maka, bukan tidak mungkin bahwa ketersediaan air bersih akan semakin sulit didapatkan..
- Pertambahan Penduduk
Pertumbuhan penduduk juga menjadi penyebab krisis air bersih. Seiring bertambahnya penduduk maka permintaan akan air bersih terutama untuk keperluan rumah tangga seperti mencuci pakaian, memasak, minum, dsb. Sehingga, pertumbuhan penduduk justru seringkali tidak didampingi dengan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air bersih yang baik. Akibatnya, banyak sekali daerah yang mengalami krisis air bersih terlebih di kawasan yang padat penduduk.
Penyebab Lingkungan
- Pencemaran Air
Pencemaran air menjadi salah satu penyebab krisis air bersih yang paling banyak. Misalnya, pencemaran air dari limbah industri, limbah rumah tangga, dsb. Sehingga, mengurangi kualitas dari air tersebut. Selain itu, air tersebut memerlukan proses filtrasi atau penyaringan yang banyak untuk sampai di tahap bahwa air tersebut layak dikonsumsi, proses itu juga setidaknya membutuhkan biaya yang sangat mahal.
- Penggundulan Hutan
Apa yang terjadi bila hutan digunduli? Tentunya, air yang mengalir langsung ke permukaan jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan air yang disimpan di dalam tanah. Karena hutan tersebut menjadi gundul dan tidak memiliki pohon sebagai tempat untuk menyimpan cadangan air. Akibatnya, daerah sekitar tersebut justru akan sulit mendapatkan air bersih pada saat kemarau melanda.
- Perubahan Iklim
Jika musim kemarau melanda banyak sekali sungai, danau dan sumur air sehingga sumber air bersih justru semakin berkurang. Begitu juga pada musim hujan, biasanya sering terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, dsb. Pada saat bencana ini terjadi biasanya akan berdampak pada lingkungan sekitar misalnya mengakibatkan sungai kotor, pohon tumbang dan sebagainya . Dimana hal tersebut tentunya akan berdampak langsung pada pasokan air bersih.
Baca Juga: Teknologi Terbaru untuk Penyediaan Air Bersih yang Berkelanjutan
Solusi Mengatasi Krisis Air Bersih
- Menghemat Penggunaan Air
Perlu kesadaran diri sendiri untuk mengurangi pemborosan air dalam kehidupan sehari-hari, misalnya seperti: menggunakan air secukupnya saat menggunakan keperluan rumah tangga.
- Mebangun Infrastruktur
Perlu adanya pembangunan pemanenan air hujan (Rainwater Harvesting) untuk menampung air hujan dan dapat digunakan kembali. Selain itu, juga dapat membagun sumur bor untuk mendapatkan akses air bersih.
- Reboisasi
Melakukan reboisasi juga dapat membantu untuk mencegah adanya krisis air bersih dikarenakan seperti yang kita tahu bahwa pohon dapat membantu menyerap dan mencadangkan air bersih di dalam tanah. Reboisasi juga dapat membantu untuk mencegah dari berbagai macam bencana alam.
- Pemanfaatan Teknologi Terbaru untuk Mengatasi Krisis
Menggunakan pompa air tenaga surya juga dapat membantu untuk mencegah adanya krisis air bersih karena pompa air tenaga surya sendiri sangat mudah untuk digunakan terutama pada daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh listrik. Selain itu, penggunaannya yang mudah dan fleksibel juga membantu untuk mendapatkan air bersih dari sumber air dengan mudah. Untuk itu, percayakan pompa air tenaga surya pada Reja Aton Energi.
KONSULTASI GRATIS
Penyebab krisis air bersih di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor seperti konsumsi air yang berlebihan, pertumbuhan penduduk, pencemaran air, penggundulan hutan dan perubahan iklim. Untuk mencegahnya maka diperlukan beberapa cara untuk mencegah penyebab terjadinya krisis, seperti menghemat penggunan air, membangun infrastruktur, melakukan reboisasi, dan menggunakan pompa air tenaga surya. Untuk kebutuhan pompa air tenaga surya, Konsultasikan kebutuhan Anda melalui kontak dibawah ini GRATIS!
Minato: CS Online
Instagram: RejatonPompaSurya Project: Rejaton Projects Facebook: Rejaton Pompa Surya Youtube: @RejatonPompaSurya Tiktok : @RejatonPompaSurya
by: Nina (edited by Zam)
